Fibersensys ~ Fiber Intruder Detection System Indonesia SoloJaringan






SoloJaringan FDIS Fiber Optic Intruder Detection  System Present.



Founded in 1990 as an affiliate of Corning Inc.
Acquired by Optex Co. Ltd. in 2010


World leader in the design and development of fiber-optic sensing technologies for security applications
A highly-trusted and respected supplier for 20 years, FSI has deployed over 6 million meters of fiber at over 12,000 sites globally

* Oil and Gas Industry





* Global Market Experience


Best Fit for Explosive Environments



The Alarm Processing Unit (APU) is the only active part of the sensor.  It can be mounted many kilometers away from the zone to be sensed.  Therefore it can protect areas that are in explosive environments, all components at the zone are passive and can not generate a spark or arc.

Best Fit for Corrosive Environments


All outside components are passive fiber-optic components.  The fiber optic sensor will not corrode with the harsh chemicals found in the oil and gas industry. 
Fiber SenSys fiber optic cables are not effected by the corrosive salt water in costal areas.


* Fiber Benefit



* Experience Count



Perimeter Integrated SecuritySolutions


Fibersensys ~ Fiber Intruder Detection System Indonesia SoloJaringan

Contact Us



Website
www.solojaringan.blogspot.co.id

Email
solojaringan@gmail.com
faiyehendri@gmail.com

No. telp
085869744588

WhatsApp
085869744588

copyright © Solo Jaringan Network official

Contact Us

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Fiber optic..?
Kayak pernah dengar.. itu makanan apa sih..?
       Yaa.. itulah yang pertama kali ada dibenak saya waktu denger si fiber optic ini. Tingkat kepo saya menjadi-jadi karna materi disekolah pun juga ada namanya fiber optic, lantas saya coba searching di inet dan tanya-tanya sama bapak guru. Dan Alhamdulillah sudah terjawab rasa kepo saya..

       Ini dia penjelasan si Fiber Optic atau sering disebut kabel FO.

Kabel FO adalah salah satu teknologi trobosan baru dengan memanfaatkan kaca/plastik sebagai medium perambatan data dalam kabel dengan kecepatan 10gb/s. 10gb/s ini data yang saya dapat dilapangan pertanggal pembuatan article ini. Karena sangat berkemungkinan besar dalam waktu dekat akan ditemukan lagi fiber optic dengan kecepatan transfer data yang lebih cepat.
Bukan wireless ya sobat.. tapi termasuk ke dalam jenis wire.




Dari segi ukuran.
Kabel FO ini adalah kabel dengan ukuran setiap core sebesar rambut.. Kecil sangat bukan?

Tapi kok yang di tiang-tiang pinggir jalan itu kabelnya besar-besar ya..? Iya besar lah kan juga didalem kabel itu terdiri dari banyak core banyak lapisan-lapisan pelindungnya juga.

Cuma itu sih yang saya tau. Nanti kalau ilmu saya tambah ,akan saya update ..
Atau kalau sobat semua ada ilmu / info tentang FO yang belum saya tulis diatas, boleh dishare di kolom komentar..

Sekian dulu sobat.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Fiber Optic. Apa itu..?

Perangkat Pendukung untuk Pemasangan Jaringan Fiber Optic





1.Optical Connector adalah ujung dari fiber optic, terdapat beragam jenis tergantung dengan tipe perangkat yang terkonek.





2. Pigtail adalah sepotong kabel yang hanya memiliki satu buah konektor diujungnya, pigtailakan disambungkan dengan kabel fiber yang belum memiliki konektor.  Biasanya kabel pigtail di install di OTB (Optical Distribution Box) dan disambung / splicing dengan tarikan kabel Optic yang glondongan (Loose tube cable / Tight buffered cable



3. Patch cord adalah kabel fiber optic yang pada dua sisi ada konektor. Patch cord digunakan untuk menghubungkan device atau dikenal juga dengan optic jumper.

4. SFP ( Small-Form Plugable)






 SFP merupakan hot-pluggable tranceiver yaitu device yang men Transmit / dan me receive sinyal informasi dengan media fiber optic. SFP dipasang pada port pada modul sebuah perangkat komunikasi data / telco. Hot-plugable artinya device ini akan auto-detect saat dipasang pada perangkat. Spesikasi dari SFP bergantung pada panjang gelombang yang dibutuhkan yang berhubungan dengan jarak transmisi, besar bandwidht yang sanggup diantarkan dalam satu waktu, jenis / tipe connector (LC / SC ), dan bekerja pada single mode atau multimode.
Spesifikasi ini harus dipatuhi dalam implementasi nya, bila tidak dapat menyebabkan kerusakan pada SFP ataupun sinyal transmisi tidak dapat diterima dengan baik
  • 850 nm 550m multi-mode fiber (SX)
  • 1310 nm 10 km single-mode fiber (LX)
  • 1490 nm 10 km single-mode fiber (BS-D)
  • 1550 nm 40 km (XD), 80 km (ZX), 120 km (EX or EZX)]
  • 1490 nm 1310 nm (BX), Single Fiber Bi-Directional Gigabit SFP Transceivers
pada SFP terdapat Transmit (Tx) dan Receice (Rx). Transmit di perangkat A harus bertemu dengan Receive di perangkat B, dan sebaliknya.





5. Wall-mount adalah terminasi  fiber optic yang menempel di dinding.



6. Optical Termination Box (OTB) atau Optical Distribution Frameadalah terminasi fiber optic yang ada pada rak atau boks.


7. Joint Closure adalah titik sambung dari fiber optic yang umumnya di instal di outdoor.



8. High Distribution Cabinet adalah rak tempat terminasi fiber optic .



9. Splicer adalah alat penyambung kabel fiber optic. Teknik penyambungan kabel fiber optic.


10. Alat Ukur Fiber Optic
    - OTDR Optical Time-Domain Reflectometer



Merupakan suatu peralatan optoelektronik yang digunakan untuk mengukur parameter-parameter seperti pelemahan (attenuation), panjang, kehilangan pencerai dan penyambung, dalam sistem telekomunikasi serat optik.

OTDR pada dasarnya terdiri dari satu sumber optik dan satu penerima (receiver), modul akuisisi data, CPU, media penyimpanan data, dan layar monitor

Dengan OTDR seorang engineer dapat mengetahui kualitas dari fiber optic, besar redaman sepanjang lintasan fiber optik, sampai lokasi putus nya kabel (berapa jauh dari lokasi pengukuran) yang sangat berguna bila terjadi putus kabel optik.



    - Optical Power Meter



 Digunakan untuk mengukur panjang gelombang dan power dari sinyal optik. Dari informasi power yang di terima, seorang engineer dapat mengetahui apakah kualitas power masih dalam spesifikasi perangkat yang digunakan atau tidak. Dan dapat digunakan untuk mensegmentasi permasalahan untuk mentrace apakah sumber masalah dari SFP yang power nya sudah lemah, dari Patch cord yang bermasalah, dari core yang berada pada ODF / OTB atau dari lintasan optik yang membentang di luar sana.


Jika anda membutuhkan koneksi jaringan dengan media fiber optic atau dengan media yang lain. Anda dapat menghubungi kami pada profil diblog ini.












Perangkat Pendukung untuk Pemasangan Jaringan Fiber Optic ~ SoloJaringan

Perbedaan Pemasangan Antena Grid Horizontal Dan Vertikal


Kadang-kadang kita bingung sebenernya bagusan mana sih pasang antenna grid posisi vertical dengan horizontal??? Tergantung kebutuhan ajah sih nah mari kita simak penjelasan dibawah ini.
Posisi antena vertikal atau horizontal berpengaruh pada bentuk atau pola dari pernyebaran signal (propagation pattern) dari antena tersebut.
Posisi vertikal menyebabkan polarisasi penyebaran signal atau gelombang yang dipancarkan menjadi lebih RAPAT atau SEMPIT dengan daya jangkauan yang lebih jauh.
Posisi horizontal menyebabkan polarisasi penyebaran signal atau gelombang yang dipancarkan menjadi lebih LEBAR dengan daya jangkauan yang lebih pendek dibandingkan dengan posisi vertikal.
Jika dua titik atau lokasi yang akan dihubungkan menggunakan wireless posisi antena-nya berbeda, satu vertikal dan satunya horizontal maka kemungkinan besar pasti tidak akan terkoneksi.

Hal ini disebabkan oleh posisi keduanya berbeda sehingga menyebabkan POWER LOSS yang besar.

Penggunaan posisi vertikal adalah untuk koneksi jarak jauh dan sudut LOS (Ligth Of Sight) yang kecil.



Penggunaan posisi horizontal adalah untuk koneksi jarak dekat dengan sudut LOS yang besar
Kelebihah posisi vertikal adalah jangkauan yang jauh tetapi kekurangannya beam nya sangat kecil sehingga saat pointing harus benar-benar pas dan butuh kesabaran yang tinggi
Kelebihanan posisi horizontal adalah beam-nya besar sehingga tidak susah untuk pointing tetapi kekurangannya adalah mudah terkena interfensi dan jarak jangkauannya kurang jauh.


Perbedaan Pemasangan Antena Grid Horizontal Dan Vertikal ~ SoloJaringan

Berbagai Macam Teknik Splicing pada Fiber Optic




1. Splice Fusion
Adalah metode penyambungan serat optic yang memberikan hasil paling permanen dan menimbulkan daya rugi paling rendah. Pada prinsipnya penyambungan dilakukan dengan menyolder ujung-ujung kedua serat optic yang telah disesuaikan posisinya. Persambungan yang dihasilkan hanya menghasilkan attenuation/redaman sebesar 0,05 db.

2. Splice Mekanik
Splice dengan metode ini menjalankan fungsi yang serupa dengan splice fusion, hanya saja dalam koneksi fiber optic dengan metode ini, masing-masing ujung fiber optic dikoneksikan secara mekanik (alat penyambung mekanik).




Berbagai Macam Teknik Splicing pada Fiber Optic ~ SoloJaringan


Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optic ~ SoloJaringan


          Dalam sebuah jaringan, keberadaan kabel tentu saja merupakan salah satu elemen yang penting. Kabel merupakan salah satu perangkat keras jaringan  komputer yang berfungsi untuk menyalurkan dan juga mentransmisikan paket data dari server menuju komputer client. Jaringan kabel banyak digunakan hampir di semua jaringan komputer, terkecuali jaringan yang sifatnya wireless.
          Ada beberapa jenis kabel jaringan yang biasa digunakan di dalam sebuah jaringan komputer. Untuk lebih jelasnya, anda dapat membaca mengenai jenis kabel jaringan komputer. Salah satu jenis kabel jaringan komputer yang mulai banyak digunakan adalah kabel fiber optic
Apa itu Kabel Fiber Optic?
          Mungkin anda sudah sangat sering mendengar istilah kabel fiber optic baru – baru ini, namun masih belum tahu secara pasti, apa sih sebenarnya kabel fiber optic tersebut. Kabel fiber optic sendiri, sesuai namanya merupakan jenis kabel yang terdiri atas serat – serat optic. Serat – serat optic ini bisa terdiri atas kaca ataupun plastic. Dari bahan tersebut, kemudian diambil serat– seratnya, dan kemudian digabungkan menjadi satu kabel.
Nah, bagaimana? Apakah sudah bisa membayangkan dan mendapatkan garis besar mengenai kabel fiber optic?
Penggunaan Kabel Fiber Optik
          Apabila dilihat dari sejarah jaringan dan juga perkembangan perangkat jaringan, jaringan yang menggunakan fiber optic dalam proses pentransmisian datanya cenderung lebih baru, bahkan bisa dikatakan lebih baru dibandingkan dengan penggunaan jaringan wireless pertama kali. Hal ini disebabkan, karena saat ini penggunaan kabel twisted pair jenis unshielded (UTP) masih menjadi primadona di dalam sebuah jaringan komputer. Namun, meskipun demikian,, saat ini penggunaan fiber optic sudah semakin banyak diminati, dan juga mulai banyak dikembangkan untuk kepentingan jaringan dan juga telekomunikasi.

Kelebihan

Saat ini mungkin banyak muncul pertanyaan, apabila kabel UTP banyak digunakan dalam sebuah jaringan, mengapa kita harus menggunakan kabel dengan fiber optic? Ada beberapa keunggulan dar kabel fiber optic dibandingkan dengan kabel jaringan sejenis. Berikut ini adalah kelebihan dari kabel fiber optik :
  1. Kecepatan transfer data yang jauh lebih baik
Alasan pertama untuk menggunakan kabel fiber optic di dalam jaringan komputer anda adalah karena kecepatan transfer data yang sangat baik dari kabel fiber optic. Apabila dibandingkan dengan jenis kabel jaringan lainnya, maka kael fiber opticlah juaranya.
  1. Ukuran dari kabel yang tipis, kecil dan juga ringkas
Masih ingat struktur dari kabel fiber optic? Ya, struktur utamanya adalah serat – serat optic yang digabungkan menjadi satu kabel yang utuh. Serat –serat optic ini memiliki ukuran yang sangat tipis, sehingga hal ini juga berpengaruh terhadap ukuran dari kabel fber optic secara keseluruhan, yang ringkas, kecil, tipis, dan mudah untuk ditarik kemana saja.
  1. Memiliki resistensi terhadap gangguan gelombang radio atau noise
Keunggulan paling penting lainya dari kabel fiber optic, yaitu resistensi alias ketahanan terhadap noise dan juga gangguan gelombang radio. Dengan sifat ini, maka proses transfer data dengan menggunakan kabel fiber optic tidak akan mudah mengalami gangguan berarti.

Implementasi dari kabel fiber optic

Saat ini, terutama di Indonesia, teknologi kabel fiber optic sudah mulai banyak dikembangkan dan juga digunakan secara luas. Terbukti, banyak sekali perusahaan telekomunikasi nasional, yang menggunakan teknologi kabel fiber optic ini sebagai kabel jaringan utamanya. Berikut ini adalah beberapa pemanfaatan dari jaringan kabel fiber optic di Indonesia :
  • Sebagai jaringan backbone dari sistem jaringan perusahaan besar
  • Jaringan internet, baik personal maupun corporate
  • Jaringan kabel telepon rumah
  • Jaringan penggunaan TV Digital / TV Kabel.


Kekurangan kabel fiber optik

Meskipun memiliki banyak kelebihan, terutama dari segi resistensi dan juga kecepatan transfer datanya yang baik, ternyata kabel fiber optic memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan dari kabel fiber optic yang paling utama adalah biayanya yang sangat tinggi, alias mahal. Untuk membangun sebuah sistem jaringan fiber optic secara luas, perusahaan harus bisa menginvestasikan biaya yang tinggi.
Selain itu, penggunaan kabel sangat rentan terhadap gangguan binatang liar. Hal ini bisa saja terjadi, seperti contohnya kabel digigit oleh tikus. Hal ini tidak akan terjadi apabila anda menggunakan teknologi jaringan wireless.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optic ~ SoloJaringan